Langsung ke konten utama

Gadis di Bawah Umur Dinodai

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Pengalaman pahit dialami Bunga(14), warga sebuah desa di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Gadis di bawah umur yang bekerja sebagai buruh ampelas tersebut dinodai lima pemuda di sebuah rumah kosong. Tak terima dengan perlakuan lima pemuda tersebut, korban bersama pamannya melapor ke Polres Jepara.

Kelima pemuda tersebut saat ini sudah diamankan di Mapolres untuk menjalani pemeriksaan. Hal Itu tampak dalam gelar perkara Jumat (10/2) siang. Lima tersangka itu yakni Muhtar Kundori (20), warga RT 13 RW 6 Desa Langon, Kecamatan Tahunan, Kasmudi (18), warga RT 10 RW 2 Desa Ngasem (Batealit), Nor Faizin  (21), warga RT 1 RW 6 Desa Tahunan (Tahunan), Muhlisin (20), warga RT 10 RW 2 Desa Ngasem (Batealit),dan Arif Setiawan (20), warga RT 6 RW 5 Desa Ngabul (Tahunan).


Menurut Kapolres Jepara, AKBP DR Bakharuddin MS melalui Kasat Reskrim AKP Hendri Yulianto, korban bersama pamannya melapor pada Rabu (8/2) di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jepara. Tak berselang lama, lima pemuda yang dilaporkan menodai korban langsung diamankan polisi.

Hendri Yuliyanto bersama Kasubag Humas AKP Budi Wiyono mengungkapkan, kejadian pemerkosaan  pada 27 Januari lalu. Awalnya, korban yang bekerja sebagai buruh ampelas di salah satu gudang mebel di Kecamatan Tahunan diajak tersangka Arif Setiawan dan dijanjikan untuk diantar pulang.

”Tetapi Arif Setiawan  membawa korban ke sebuah rumah kosong di Desa Ngasem, Kecamatan Batealit. Di rumah tersebut sudah ada empat tersangka lain yang menunggu,” kata Hendri.

Minum Ginseng

Sesampainya di rumah kosong itu, korban diajak minum ginseng dan menelan pil dextro sampai mabuk. Setelah korban dalam kondisi teler, lima pemuda menodainya secara bergilir. Setelah itu, Arif Setiawan membawa korban ke rumahnya di Desa Ngabul dan diinapkan sampai pagi. Baru pagi harinya korban diantar pulang.

Hendri mengatakan, atas perbuatan itu, kelima tersangka bakal diancam dengan pasal berlapis, yakni pasal 81 Junto pasal 82 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto pasal 287 KUHP tentang Pencabulan. Kelimanya diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Sementara itu, menurut salah seorang tersangka  Arif Setiawan mengaku, perbuatan itu baru dilakukan sekali. Dia mengatakan,  dirinya tidak memaksa korban. Korban bersedia minum dan menelan pil sendiri tanpa paksaan. Dia juga tidak menyangka jika kasus ini sampai dilaporkan ke polisi. ”Saya tanya, Dia memang doyan minum ginseng dan mau ngepil. Jadi tidak ada yang maksa,” ujarnya. (H75-15) (/)

Sumber : www.suaramerdeka.com

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan PNS dan PPPK, Serta Jadwal dan Cara Daftar Penerimaan Honorer 2019 Lewat PPPK

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Salam semangat buat seluruh Honorer, baik Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer, Tenaga Ahli Profesi maupun Diaspora. Bagi rekan-rekan sekalian yang gagal Lolos Seleksi Penerimaan CPNS 2018 tak perlu bersedih. Masih ada kesempatan Penerimaan Honorer Melalui PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).  Sumber Gambar : Onepoin.co.id DPR dan Pemerintah telah sepakat mengangkat Guru Tenaga Honorer Kategori II untuk Menjadi PPPK Sebelum Maret 2019, untuk informasi selengkapnya silahkan simak informasi berikut ini.  Baca Disini : DPR dan Pemerintah Sepakat Mengangkat Guru THK-II Jadi PPPK Sebelum Maret 2019 Kita masih punya banyak kesempatan untuk mengabdi melalui Jalur PPPK (P3K), Pendaftaran PPPK segera dibuka.  Silahkan rekan sekalian siapkan berkas persyaratan pendaftaran PPPK, semoga kita semuanya berkesempatan untuk mengikuti seleksi PPPK di tahun 2019 mendatang....

Cara Reset Cartridge Canon Ip 2770

Jangan lupa membaca artikel kami sebelumnya, mengenai > Panduan Bisnis Online bagi Pemula . Canon Ip 2770, meskipun jenis printer yang satu ini tergolong jadul dan sudah banyak seri printer canon terbaru, namun faktanya, ternyata canon ip 2770 masih menjadi pilihan oleh konsumen, Khususnya di negara kita ini indonesia, dan dari beberapa referensi yang ditemukan, baik itu di dunia maya dan sebagainya, salah satu yang membuat konsumen menjadi betah menggunakan Jenis Printer ini adalah, selain harganya yang sangatlah terjangkau, kualitas cetaknya juga tidak kalah jika kita bandingkan dengan beberapa versi atau tipe printer canon lainnya. Bertubuh Mungil, ringan dan tidak memakan ruang luas adalah salah satu ciri khas dari printer ini, dan sangking banyaknya pengguna yang memakai printer ini, printer ini sempat menyandang gelar printer sejuta ummat. Nah, terkait dengan Canon Ip 2770, ada salah satu kendala yang kerap kali muncul, yakni adanya peringatan Error Ink Low, dan jika kita liha...

5 Cara Umum dan 4 Cara Langka Di-Dismiss (Dismissal) Pada Permainan Kriket

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Terdapat sembilan cara seorang pemukul di-dismiss: lima cara umum dan empat cara langka. Cara yang umum adalah: bowled (lemparan bola mengenai wicket) caught (bola yang dipukul ditangkap sebelum mengenai tanah) leg before wicket (lbw) run out (pemukul tidak berada di belakang popping crease saat bola kembali ke wicket) stumped (wicket-keeper menjatuhkan wicket daat pemukul tidak berada di belakang popping crease tanpa berusaha mencetak run). Cara yang langka adalah: hit wicket (tongkat mengenai wicket) mengenai bola dua kali "menghalangi lapangan" timed out Sesuai Hukum Kriket, tim fielding harus mengajukan appeal untuk dismissal sebelum umpire dapat memberi keputusan. Jika pemukul out, umpire mengangkat satu telunjuk dan berkata "Out!"; jika tidak, ia menggelengkan kepala dan berkata "Not out". Sumber https://aturanpermainan.blogspot.com/ Selain seba...