Langsung ke konten utama

Ketua Yayasan Miftahul Huda Didemo Warga

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Ratusan warga Desa Sekuro, Kecamatan Mlong­go, Jepara menggelar aksi damai di depan rumah Ketua Yayasan Miftahul Huda dan Pembimbing KBIH Al-Kautsar Sekuro Ahmad Musyafa, Rabu (11/1). Aksi di halaman rumah Musyafa yang terletak di RT 23 RW 5 itu dilakukan warga karena jengah dengan ulah Musyafa yang dinilai telah meresahkan.
Menurut Maftuhin (50), warga RT 24 RW 5 Desa Sekuro, tindakan warga merupakan akumulasi kekecewaan terhadap perbuatannya yang sudah berkali-kali. Terbaru, Musyafa dianggap telah merusak rumah tangga tetangganya sendiri.
''Kasusnya dialami Faqih, sua­mi dari Qomiatun yang merasa belum menceraikan istrinya. Na­mun, dia sempat disodori surat cerai, tapi langsung disobek-so­bek karena tidak merasa melaku­kan itu,'' kata Maftuhin.

Dia menduga,  Musyafa telah membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) lagi di Karang Randu, Kecamatan Pecangaan. Padahal, KTP di Sekuro masih aktif. ''Dia menggunakan nama yang lain untuk menikah lagi. Kami sempat akan langsung mengusir Musyafa, tetapi dengan beberapa pertimbangan kemudian dibuatkan surat pernyataan agar tak mengulangi,'' jelasnya.
Setelah aksi warga ini, Musyafa memang sudah mengakui perbuatannya, tetapi untuk proses hukum karena memalsukan identitas dengan nama Abdullah Ubaid akan tetap diproses. ''Kami tidak punya rencana mencabut laporan,'' sambung Maftuhin.
Mengundurkan Diri
Dalam aksi itu, Musyafa bersedia membacakan surat pernyataan disaksikan warga yang berisi tiga poin. Pertama, agar memenuhi dan menciptakan Sekuro harmonis dan kondusif dengan mengundurkan diri dari jabatan sebagai ketua Yayasan Miftahul Huda dan pembimbing KBIH Al-Kautsar Sekuro.
Poin kedua, Musyafa mengakui apa yang terjadi selama ini bukan fitnah, tetapi fakta dan merupakan kesalahannya pribadi. Ketiga, apabila di kemudian hari tidak bisa mem­perbaiki diri, maka Musyafa si­ap untuk pindah dari Desa Sekuro.
''Saya sebenarnya sudah menikah siri dengan perempuan tersebut. Setahu saya, pihak perempuan sudah bercerai 2005 dan nikah siri dilakukan pada 2010. Kemudian saya membuat KTP itu untuk menyewa rumah,'' aku Musyafa.
 Legini, kepala desa Sekuro menjelaskan, aksi yang dilakukan warga karena  ada pemalsuan KTP. Dia pun sudah berupaya  memediasi warga dan Musyafa agar tidak terjadi perbuatan anarkis. ''Pak Musyafa ini adalah tokoh agama dan kabar yang tersebar di masyarakat simpang siur, sehingga kami perlu mendengarkan pengakuannya langsung,'' tuturnya.
Dalam peristiwa itu Camat Mlonggo Nur Chamid hadir untuk memediasi. Petugas keamanan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun sebanyak satu peleton. Demikian juga petugas dari Polres Jepara. (H75-42)

Sumber : http://suaramerdeka.com

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skip

Muhammad Rizkia Fajri Utomo ( paijostn) Sering kali di panggil paijostn Adalah seorang pembisnis di bidang online khususnya di jual - beli, Sejak SMP dia sudah sering melakukan transaksi jual beli handphone. Dia juga menyediakan kebutuhan sosial media seperti follower Instagram, Tik tok, Facebook, dll Salah satu pemangku kepentingan dalam ekosistem ekonomi digital yang diharapkan dapat membantu dan mendorong perkembangan bisnis UMKM lokal adalah platform e-commerce. "Masa depan adalah milik mereka yang bekerja keras hari ini." - Anurag Prakash Ray Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Siapa itu Paijostn?", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/mrizkiafajriu8007/64ff5824e1a167146a1f7292/m-rizkia-fajri-u Kreator: M RIZKIA FAJRI U ( Paijo Stn ) Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Perbedaan PNS dan PPPK, Serta Jadwal dan Cara Daftar Penerimaan Honorer 2019 Lewat PPPK

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Salam semangat buat seluruh Honorer, baik Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer, Tenaga Ahli Profesi maupun Diaspora. Bagi rekan-rekan sekalian yang gagal Lolos Seleksi Penerimaan CPNS 2018 tak perlu bersedih. Masih ada kesempatan Penerimaan Honorer Melalui PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).  Sumber Gambar : Onepoin.co.id DPR dan Pemerintah telah sepakat mengangkat Guru Tenaga Honorer Kategori II untuk Menjadi PPPK Sebelum Maret 2019, untuk informasi selengkapnya silahkan simak informasi berikut ini.  Baca Disini : DPR dan Pemerintah Sepakat Mengangkat Guru THK-II Jadi PPPK Sebelum Maret 2019 Kita masih punya banyak kesempatan untuk mengabdi melalui Jalur PPPK (P3K), Pendaftaran PPPK segera dibuka.  Silahkan rekan sekalian siapkan berkas persyaratan pendaftaran PPPK, semoga kita semuanya berkesempatan untuk mengikuti seleksi PPPK di tahun 2019 mendatang....

Mengatasi Salah Isi Tinta Cartridge

Jangan lupa membaca artikel kami sebelumnya, mengenai > Panduan Bisnis Online bagi Pemula . Melihat judul di atas, hal tersebut bisa kita maklumi,  mengingat bahwa yang namanya manusia itu kadang lupa, jadi kesalan seperti itu kadang terjadi, dan dampaknya bisa sangatlah fatal, karena itu jelas sangat mempengaruhi hasil dari cetakan anda nantinya. Nah Jika Memang anda mengalami hal  seperti ini, jangan Khawatir, Disini saya akan mencoba untuk menjelaskan bagaimana caranya agar cartridge bisa digunakan kembali. perlu saya perjelas bahwa cara ini khusus untuk printer canon dan Printer Hp saja. Bagaimana caranya? ya kita harus menguras habis tinta yang ada didalam cartridge tersebut, tapi sebelumnya anda harus mempersiapkan beberapa bahan yang dibutuhkan, 1. Suntik 2. Tissue Kering Proses Penyedotan Nah, setelah anda mempersiapkan beberapa peralatan dan bahan seperti di atas, pertama-tama yang harus anda lakukan adalah, Melakukan Penyedotan, Ambil suntik kemudian sedot kembali ti...