Langsung ke konten utama

Dua Cabup Kalah di TPS-nya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

JEPARA - Dua nama calon bupati dalam Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Jepara kalah dalam hasil penghitungan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing, Minggu (29/1).

Khaeron Syariefudin, calon bupati nomor 2 yang mencoblos di TPS 6 Desa Krasak, Kecamatan Pecangaan hanya mendapat suara 38. Di TPS tersebut, calon nomor 1 Ahmad Marzuqi yang unggul dengan 133 suara.

Calon lain yang kalah di TPS nya sendiri adalah Yuli Nugroho di TPS 8 Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan. Hasil penghitungan usai pencoblosan, Yuli mendapatkan 168 suara. Kalah tipis dengan calon nomor 1 Ahmad Marzuqi yang memperoleh dukungan 184 suara.

Tapi, di tempat tinggalnya yang baru, yakni Desa Pulodarat, Kecamatan Pecangaan, Yuli unggul dengan suara 1.407. Di urutan kedua Marzuqi (1.052), urutan ketiga Nur Yahman (340), dan urutan keempat Khaeron (59).

Dua calon lain unggul telak di TPS masing-masing. Calon nomor 1 Ahmad Marzuqi yang mencoblos di TPS 2 Desa Bangsri, Kecamatan Bangsri memperoleh suara 384. Urutan kedua Yuli (48), urutan ketiga Nur Yahman (3), dan urutan keempat Khaeron (2). Calon nomor 3 Nur Yahman juga unggul telak dengan perolehan 333 suara. Disusul Marzuqi (23), kemudian Yuli (3), dan terakhir Khaeron (1).

Mengomentari pelaksanaanpPilkada yang berlangsung tersebut, masing-masing calon bupati berharap agar situasi kondusif di Kabupaten Jepara terus terjaga.

Para calon menyatakan siap menang dan siap kalah. Hal itu disampaikan kepada wartawan, kemarin.

Harus Didukung

Marzuqi menjelaskan, siapa pun yang jadi bupati harus didukung oleh masyarakat Jepara. Jika menang, Marzuqi mengaku, akan menjalankan amanah dengan baik. Dia juga berharap, dalam menyikapi hasil pilkada seluruh pihak bisa menjaga kondusifitas daerah.

Khaeron menyatakan, apapun hasilnya adalah kehendak Tuhan. ’’Siapa pun yang jadi harus mampu melanjutkan kepemimpinan Pak Hendro (Martojo-Red) bupati saat ini selama lima tahun ke depan,’’ ujarnya.

Adapun Nuryahman berharap, pilkada ini tidak akan memecahkan persatuan dan kesatuan masyarakat Jepara.

’’Semua calon harus siap menang dan siap kalah,’’ tandasnya.

Hal senada diungkapkan Yuli Nugroho. ’’Pilkada yang sudah berjalan baik ini semoga dapat berakhir baik dan menghasilkan pemimpin yang baik. Siapa pun yang jadi itu adalah bupati Jepara,’’ tuturnya kepada wartawan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara Muslim Aisha menjelaskan, pelaksanaan pencoblosan berjalan lancar.

Meski ada beberapa kendala soal kebutuhan di beberapa TPS bisa langsung ditangani.

’’Secara umum berjalan baik. Kemudian untuk cuaca juga cerah sehingga tak menghalangi warga untuk memberikan suaranya,’’ terangnya. (H75, H15, kar-42)

Sumber https://mtsmafaljpr.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skip

Muhammad Rizkia Fajri Utomo ( paijostn) Sering kali di panggil paijostn Adalah seorang pembisnis di bidang online khususnya di jual - beli, Sejak SMP dia sudah sering melakukan transaksi jual beli handphone. Dia juga menyediakan kebutuhan sosial media seperti follower Instagram, Tik tok, Facebook, dll Salah satu pemangku kepentingan dalam ekosistem ekonomi digital yang diharapkan dapat membantu dan mendorong perkembangan bisnis UMKM lokal adalah platform e-commerce. "Masa depan adalah milik mereka yang bekerja keras hari ini." - Anurag Prakash Ray Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Siapa itu Paijostn?", Klik untuk baca: https://www.kompasiana.com/mrizkiafajriu8007/64ff5824e1a167146a1f7292/m-rizkia-fajri-u Kreator: M RIZKIA FAJRI U ( Paijo Stn ) Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Perbedaan PNS dan PPPK, Serta Jadwal dan Cara Daftar Penerimaan Honorer 2019 Lewat PPPK

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . Salam semangat buat seluruh Honorer, baik Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer, Tenaga Ahli Profesi maupun Diaspora. Bagi rekan-rekan sekalian yang gagal Lolos Seleksi Penerimaan CPNS 2018 tak perlu bersedih. Masih ada kesempatan Penerimaan Honorer Melalui PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).  Sumber Gambar : Onepoin.co.id DPR dan Pemerintah telah sepakat mengangkat Guru Tenaga Honorer Kategori II untuk Menjadi PPPK Sebelum Maret 2019, untuk informasi selengkapnya silahkan simak informasi berikut ini.  Baca Disini : DPR dan Pemerintah Sepakat Mengangkat Guru THK-II Jadi PPPK Sebelum Maret 2019 Kita masih punya banyak kesempatan untuk mengabdi melalui Jalur PPPK (P3K), Pendaftaran PPPK segera dibuka.  Silahkan rekan sekalian siapkan berkas persyaratan pendaftaran PPPK, semoga kita semuanya berkesempatan untuk mengikuti seleksi PPPK di tahun 2019 mendatang....

Mengatasi Salah Isi Tinta Cartridge

Jangan lupa membaca artikel kami sebelumnya, mengenai > Panduan Bisnis Online bagi Pemula . Melihat judul di atas, hal tersebut bisa kita maklumi,  mengingat bahwa yang namanya manusia itu kadang lupa, jadi kesalan seperti itu kadang terjadi, dan dampaknya bisa sangatlah fatal, karena itu jelas sangat mempengaruhi hasil dari cetakan anda nantinya. Nah Jika Memang anda mengalami hal  seperti ini, jangan Khawatir, Disini saya akan mencoba untuk menjelaskan bagaimana caranya agar cartridge bisa digunakan kembali. perlu saya perjelas bahwa cara ini khusus untuk printer canon dan Printer Hp saja. Bagaimana caranya? ya kita harus menguras habis tinta yang ada didalam cartridge tersebut, tapi sebelumnya anda harus mempersiapkan beberapa bahan yang dibutuhkan, 1. Suntik 2. Tissue Kering Proses Penyedotan Nah, setelah anda mempersiapkan beberapa peralatan dan bahan seperti di atas, pertama-tama yang harus anda lakukan adalah, Melakukan Penyedotan, Ambil suntik kemudian sedot kembali ti...